[Renungan Lucu] Pahlawan yang terlupakan atau ...?

Terinspirasi dari status salah seorang teman, saya menyempatkan diri menulis tentang "dia" yang belum punya status yang jelas. Apakah dia seorang pahlawan kemerdekaan, sehingga dengan beraninya pemerintah mensejajarkan dia dengan para pahlawan yang berjuang mengangkat senjata mengusir para penjajah dari bumi pertiwi. Let's cekidot...

Siapa yang tidak mengenal duet maut proklamator Indonesia ini...? Karena keberanian beliau lah, sehingga kini kita menjadi bangsa yang merdeka. Tulisan mereka yang mengritik Belanda, pidato mereka yang membakar semangat para pejuang kemerdekaan, sangat pantas Soekarno-Hatta disebut sebagai pahlawan Indonesia.

I Gusti Ngurah Rai, seorang Letnan Kolonel, yang menjadi komandan TKR Sunda Kecil. Beliau gugur dalam pertempuran di Bali bersama seluruh pasukannya, dalam pertempuran Puputan Margarana, perang habis-habisan melawan Belanda yang saat itu datang dengan kekuatan yang besar. Semangat pantang menyerah beliau yang tak rela menyerah pada Belanda, pantas lah beliau menjadi Pahlawan Nasional Indonesia


Otto Iskandar Di Nata, si Jalak Harupat, mantan wakil ketua Budi Utomo, mantan anggota Volksraad (DPR jaman dulu), mantan anggora BPUPKI dan PPKI, dan mantan menteri negara kabinet pertama Indonesia. Dengan sederet jasa yang luar biasa untuk kemerdekaan Indonesia, tidak berlebihan beliau menjadi Pahlawan Nasional Indonesia

Sultan Mahmud Badaruddin II, pemimpin kesultanan Palembang Darussalam di awal periode 1800-an, pemimpin perang melawan Inggris dan Belanda yang ingin menguasai bumi Palembang yang kaya akan timah. Selama 10 tahun melawan kedua negara penjajah tersebut, akhirnya dengan taktik licik Belanda, Palembang jatuh, dan Sultan Mahmud Badarruddin II beserta keluarga diasingkan di Ternate. Mengingat jasa beliau tersebut, sepantasnyalah beliau masuk jajaran Pahlawan Nasional


Tuanku Imam Bonjol, pemimpin perang Padri, perang antar-kaum minang: kaum Padri dan kaum Adat, dimana kaum Adat berhasil diperalat oleh Belanda. Beliau berjuang selama 34 tahun di tanah Minang melawan kaum Adat dan Belanda, dan dengan kepemimpinannya akhirnya mampu mempersatukan kaum Padri dan kaum Adat untuk mengusir musuh yang satu: Belanda. Beliau ditangkap karena siasat licik Belanda yang berunding, yang ternyata merupakan jebakan, akhirnya beliau ditangkap dan dibuang ke Cianjur, hingga wafat di Lotak, Manado. Perjuangan yang tak kenal lelah selam 35 tahun itu lah yang membuat beliau menjadi Pahlawan Nasional Indonesia.

Pangeran Antasari, raja Kesultanan Banjar, pemimpin perang Banjar melawan Belanda. Meski cuma berlangsung tiga tahun, tapi cukup lama bagi Belanda, hingga harus mendatangkan tambahan pasukan dari Jawa. Sayangnya, beliau meninggal dunia karena penyakit paru dan cacar air, saat merencanakan serangan besar-besaran terhadap Belanda. Atas perlawanan beliau di daerah Kalimantan, pantaslah menjadi Pahlawan Nasional

Pemimpin perang di Maluku. salah satu perang yang tidak bisa dikalahkan Belanda, kecuali dengan politik adu domba, tipu muslihat, dan bumi hangus, yang akhirnya membawa beliau ke tiang gantungan Belanda. Pantaslah beliau memperoleh gelar Pahlawan Nasional Indonesia.

Ok... cukup Intermezzonya (intermezzo apa'an sampe berhalaman gitu...) Kita masuk ke bagian dia yang diragukan statusnya, pahlawan yang terlupakan atau...
Apakah dia termasuk pahlawan yang membela bangsa dan negara Indonesia melawan penjajah...? Siapakah dia...? Pahlawan dari daerah mana dia...? Ketika Pahlawan Nasional lain terlihat berwibawa, penuh keberanian, dan semangat pantang menyerah, dia hanya bergaya santai di sebuah dahan pohon...

Oia, soal rupiah lagi nih, kita ada obrolan santai soal redenominasi. Kalo ada yang masih bingung soal redenominasi, ke sini aja...

About Me

My photo
My name is renaldy, and I'm not a terrorist, cuma blogger asal Kalimantan Selatan. I have a name as same as Tukul, but everyone who have meet with Me say that I'm 180km/hour more cool than Tukul. Mertua cerdas pilih menantu perawat karena perawat itu LAKI!

Disclaimer

"Blog ini sengaja tidak dipasang script anti-copy agar semua materi yang ada di blog dapat dengan mudah dicopas dan dibagikan ke orang lain melalui media lain. Kami hanya mengharapkan agar materi yang diambil disertakan sumber ke blog ini. Hargai kerja keras, keringat, darah, airmata, sakit pinggang saat menulis artikel, dan tidak sedikit pulsa modem yang telah kami keluarkan. Kami menghargai kebebasan, tapi kebebasan yang bertanggung jawab :)"

Contact Us

e-mail: renald33@gmail.com
phone: +6285391612750

Feedback