Topik bahasan ini emang sering banget dibahas, terutama anak-anak. Kebetulan rumahku kan dulu pas waktu kecil letaknya pedesaan di pinggir sungai Martapura. Pas kelas 4 SD, pindah ke daerah kota, lagi-lagi punya rumah dekat irigasi yang cukup lebar, jadi bisa dibilang sungai juga. "Awas kam, bila tekantut dalam banyu batal... -Awas, kalo sampe kentut di dalam air, puasanya batal...- Karena saat itu aku ne masih polos (entah sekarang...:D), ya percaya aja. Tapi apa benar, kentut di air itu bikin batal? Banjaristi akan membahasnya dari sisi fisiologis tubuh manusia. So, let's bekicot__________ Kita mulai dari "kenapa orang menganggap kalo kentut di air itu batal?" Banyak teori per'kentut'an yang beredar, tapi menurutku sih yang paling kena itu teori "gayung terbalik masuk ke air" ~> teori banjaristi. Pasti pernah kan, paling tidak sekali kita maen-maen dengan gayung pas lagi mandi? Ada gayung, masuk ke air dengan di balik -mulutnya menghadap ke ...
Tulisan kami bercanda, tapi obrolan kita serius