Skip to main content

Posts

Showing posts with the label banjar

Madihin: Nasehat dalam Canda dan Humor

Dalam rangka milad atau ulang tahun kerajaan banjar yang ke 508, diselenggarakan banyak acara, termasuk acara budaya banjar. Sinoman hadrah, mamanda, stand up comedy ala banjar, dan... madihin! Madihin adalah salah satu hiburan rakyat banjar yang sangat menghibur. Dibawakan dengan sederhana, hanya dengan bermodalkan terbang -alat musik seperti gendang- dan biasanya pemadihinan -orang yang membawakan madihin- bermain solo, tapi ada juga yang bersahut-sahutan, seperti di acara kemaren malam.

Pagelaran dan Struktur Madihin

Pagelaran Kesenian Madihin Biasanya, madihin dimainkan pada malam hari, tetapi sekarang sering juga dipergelarkan siang hari sesuai permintaan. Biasanya madihin main selama 1 sampai 2 jam. Kalau dahulu biasa dilakukan di arena terbuka, seperti halaman rumah atau lapangan luas agar dapat menanmpung penonton yang banyak, dengan panggung ukuran 4x3 meter. Sekarang sih, di dalam gedung pertunjukan juga sering. Menurut ada istiadat serta kebiasaan zaman dulu, madihin biasanya dimainkan 2 sampai 4 orang. Kalau yang main kebetulan 2 orang -duet lah istilahnya-, maka kedua pemain ini seolah-olah lagi beradu atau bertanding, saling tanya jawab, salin sindir hapak mahapak, dan saling mengalahkan melalui syair atau pantun yang dibawakan.Asyiknya berdua, banyak kemudahan dalam bermian, soalnya bisa selang-seling, juga bunyi tak dung dung prak dung dung-nya menjadi lebih rame karena dipukul berdua. Aturannya pihak pertama membuka hadiyan, lalu mpemadihin kedua menyambut, begitu terus

Madihin: Kesenian Khas Banjar Kalsel

Orang banjar pasti kalian sudah pada kenal lawan orang yang di samping kiri ini. John Tralala, tokoh kesenian dan budaya banjar. Pantun, lawakan, juga... madihin. Madihin, suatu kesenian sastra lisan daerah kalimantan selatan yang sudah sangat terkenal, bapak-bapak, ibu-ibu, siapa yang mau nonton silahkan... Isi madihin yang sarat dengan nasihat-nasihat yang bermanfaat dan diselingi dengan humor yang segar, serta selalu dapat mengikuti perkembangan situasi dan kondisi pada saat ditampilkan, termasuk selera penontonnya. Ada yang mengatakan bahwa madihin asalnya itu dari kata madah, syair-syair yang berasal dari kalimat akhir yang bunyinya sama. Madah bisa juga lho diartikan sebagai kata-kata pujian (dari bahasa Arab), karena di dalam madihin kadangkala berupa pujian-pujian. Yang lain bilang kalau kata madihin berasal dari bahasa Banjar, papadahan atau mamadahi (artinya memberi nasehat), ini juga benar, soalnya isinya berupa nasehat-nasehat.

Ungkapan dan Istilah Urang Banjar

Sebagai blog milik urang banjar, aneh juga kalo postingan tentang kehidupan urang banjar-nya minimalis. Ok... sekarang saya posting tentang istilah atau ungkapan yang sering dipakai oleh urang banjar. Yah... pokoknya urang banjar itu punya banyak istilah yang unik-unik, kadang malah arti kata beda jauh dengan makna ungkapan itu. Seperti yang sering dikatakan om John Tralala di sebuah stasiun radio "Lestarikan budaya banjar, budaya kita sebarataan" jeng jeng jeng jeng jeng jeng. Lets cekidot______________ Mamanis kasai Pemberian yang tidak begitu berarti, cuma sebagai rasa simpati saja Manis dagingan Istilah sial pada diri yang sering didapat seperti luka, jatuh, dsb. Sapamatuk sapangikih Hari ini dapat rezeki, hari ini juga habis

Biografi dan Hasil Karya van der Pijl

Siapa yang tak kenal dengan tokoh utama pembangunan Banjarbaru City...? Seorang arsitek bule yang lahir di Brukel, Netherland, 23 Januari 1901, Ir. Dick Andres Willem Van Der Pijl. Datang ke Banjarbaru tahun 50-an atas undangan gubernur Kalsel, Dr. Murdjani, untuk menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kalimantan karena masalah genangan air yang menghantui kota Banjarmasin. Van Der Pijl diperintahkan mencari dataran tinggi di Km 35, tepatnya gunung apam. Daerah Banjarbaru yang sekarang, yang dulunya adalah perbukitan di pinggiran Kota Martapura the Diamond City yang dikenal dengan nama Gunung Apam, adalah daerah tempat peristirahatan buruh yang pulang nambang di Cempaka. Ketika sampai, langsung lah dibikin masterplan-nya. Nama Banjarbaru didapat ketika sedang kebingungan (tuh kan... orang jenius mah kalo bingung, ada aja ). Bingung untuk mencari nama daerah yang baru. Kan ada duo Banjar, Banjarmasin dan Kabupaten Banjar, jadi kita bikin aja Banjar yang baru, yang akhirnya menjadi B...