Teknologi dibalik e-KTP

Lama sudah sih sebenarnya saya memenuhi panggilan dari kelurahan. Bukan karena  dituduh melakukan tindakan pencurian ayam warga sekitar, tapi kewajiban warga negara yang sudah cukup umur untuk punya KTP jenis terbaru, e-KTP. Habis dicatat biodata, sidik jari, dan identifikasi foto retina ala penjahat pembobol bank di film-film Hollywood, katanya disuruh tunggu dulu, nanti dipanggil lagi untuk ngambil ktp yang baru, tapi tiga bulan sudah menunggu dalam penantian, belum juga ada panggilan, saya sudah tidak tahan... Tapi sembari menunggu, kita lihat dulu teknologi keren yang diterapkan pemerintah Indonesia dalam pembuatan e-KTP ini.

Pada dasarnya sih, teknologi ini bukan hal yang baru lah, bank-bank dan telekomunikasi sudah lama pakai. Intinya ada chip berupa chip pintar kebanggaan orang tuanya, smart card. Chip ini bisa menyimpan data, dan punya 3 jenis memori. Ada Random Access Memory 8kB, Read-Only Memory 346kB, dan programmable ROM 256kB (astaga... kalau dijumlahin, nyimpen satu lagu mp3 aja kaga muat...). Chip ini juga ada mikroprosesor 16 bit.



Chip made in China ini sebenarnya ada dua tipe lagi, kontak dan tanpa kontak (contactless), dan yang tanpa kontak inilah yang dipakai pemerintah. Kenapa? karena letaknya didalam, dilindungi sama body kartu yang dari bahan PVC. Indonesia kan negara tropis yang lembab, jadi chip itu kalau kena lembab sering cepat rusak. Sik Asiknya lagi, chip ini bisa dibaca dari jarak maksimal 10cm, gak perlu dimasukkan dalam alat khusus, jadi kayak belanja di minimarket itu lho, tinggal sorot, data masuk. Oia, kecepatan transfer datanya sendiri rata-rata 106-848 kBps (lumayan, cepet dari pada modem saya).

Supaya terjamin kartu e-KTP ini asli, bukan barang KW-5, ada relief text, microtext, filter image, invisible ink, dan warna yang memancar kalau disinari ultraviolet. Juga ada anti-copy design (gak bisa difotokopi kah?)

e-KTP sekarang yang cuma bisa menyimpan sidik jari dan foto retina saja (tapi syukurin aja... KTP China malahan isinya cuma data standar aja, gak ada sidik jari atau foto retina), dan beberapa data kependudukan yang lain seperti nama dan lainnya, yang intinya untuk data pemilu 2014 nanti. Sederhana 'kan? Tapi dengar-dengar pemerintah berencana mengembangkan kartu ini, meniru ktp malaysia, MyKad, yang punya 60 aplikasi layanan publik untuk memudahkan aktivitas warga Malaysia sana.

Nah, ini rencana database e-KTP kita nanti... nanti banget...

e-KTP yang standar ini aja selesainya lama, apalagi kartu yang lebih canggih lagi...?

Thanks for watching banjaristi, stay tune here, and put your e-KTP up!!!

nb: Special thanks for majalah CHiP edisi Januari buat infonya.
kalau mau tahu lebih jauh mengenai e-KTP, silahkan ke situs resminya, e-KTP.com

About Me

My photo
My name is renaldy, and I'm not a terrorist, cuma blogger asal Kalimantan Selatan. I have a name as same as Tukul, but everyone who have meet with Me say that I'm 180km/hour more cool than Tukul. Mertua cerdas pilih menantu perawat karena perawat itu LAKI!

Disclaimer

"Blog ini sengaja tidak dipasang script anti-copy agar semua materi yang ada di blog dapat dengan mudah dicopas dan dibagikan ke orang lain melalui media lain. Kami hanya mengharapkan agar materi yang diambil disertakan sumber ke blog ini. Hargai kerja keras, keringat, darah, airmata, sakit pinggang saat menulis artikel, dan tidak sedikit pulsa modem yang telah kami keluarkan. Kami menghargai kebebasan, tapi kebebasan yang bertanggung jawab :)"

Contact Us

e-mail: renald33@gmail.com
phone: +6285391612750

Feedback